Kurikulum Merdeka saat ini diterapkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek) di tingkat sekolah SD, SMP, maupun SMA.
Kurikulum tersebut diberikan kepada satuan pendidikan sebagai opsi tambahan dalam rangka melakukan pemulihan pembelajaran selama 2022-2024, mengingat kondisi pandemi Covid-19 yag melanda.
Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran yang beragam. Kurikulum Merdeka berfokus pada kontenkonten yang esensial agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.
Hal tersebut seperti diungkap Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi melansir melalui halaman resminya di https://kurikulum.gtk.kemdikbud.go.id/
Lalu, seperti apakah Kurikulum Merdeka SD, pengertian, serta bagaimana penerapannya? Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran yang beragam.
"Kurikulum Merdeka berfokus pada konten-konten yang esensial agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi," tulis Buku Saku Serba Serbi Kurikulum Merdeka Kekhasan Sekolah Dasar melansir laman resminya https://ditpsd.kemdikbud.go.id/
Dijelaskan, berbagai studi nasional maupun internasional menunjukkan bahwa Indonesia telah mengalami krisis pembelajaran yang cukup lama. Studi-studi tersebut menunjukkan bahwa banyak dari anak-anak Indonesia yang tidak mampu memahami bacaan sederhana atau menerapkan konsep matematika dasar. "Maka, untuk itulah Kemendikbudristek mengembangkan Kurikulum Merdeka sebagai bagian penting dalam upaya memulihkan pembelajaran dari krisis yang sudah lama kita alami," terang Buku Saku tersebut.
Berikut penjelasan singkat soal Kurikulum Merdeka Sekolah Dasar atau SD dari Buku Saku Serba Serbi Kurikulum Merdeka Kekhasan Sekolah Dasar melalui laman resminya https://ditpsd.kemdikbud.go.id/:
Sumber : liputan6.com

0 comments:
Posting Komentar