Selasa, 18 Februari 2025

Kesepakatan Kelas

 Pengertian dan Contoh Kesepakatan Kelas 

serta Cara Membuatnya



Saat menyiapkan lingkungan belajar, penting untuk membuat suatu komitmen antara guru dan siswa yang dikenal sebagai kesepakatan kelas.

Kesepakatan kelas yang efektif akan meningkatkan rasa hormat, mendorong kolaborasi, dan menciptakan lingkungan yang aman untuk belajar.

Dalam artikel ini, kita akan membahas pentingnya kesepakatan kelas yang efektif. Selain itu, akan dibahas juga contoh-contoh perjanjian. 

Apa itu Kesepakatan Kelas

Kesepakatan kelas adalah pernyataan tujuan bersama dan standar perilaku antara siswa dan guru dalam lingkungan kelas. Kesepakatan ini menetapkan harapan untuk semua orang di kelas dan mendorong rasa saling menghormati, kerja sama, dan keamanan.

Dalam pembuatannya harus menyertakan daftar konsekuensi jika melanggar perjanjian, sehingga setiap orang yang terlibat tahu apa yang akan terjadi jika mereka menyimpang dari aturan.

Kunci untuk membuat perjanjian kelas yang sukses adalah kolaborasi antara guru dan siswa-yang berarti melakukan percakapan terbuka tentang semua aspek, mulai dari harapan, peraturan dan konsekuensi hingga nilai-nilai seperti rasa hormat, kerja sama, keamanan, dan komunikasi yang baik. 

Dengan bekerja sama dalam hal ini, setiap orang akan merasa memiliki dan dapat membantu menumbuhkan lingkungan di mana setiap orang merasa didengar dan dihormati.

Manfaat Memiliki Perjanjian Kelas

Perjanjian Kelas bermanfaat bagi guru dan siswa karena menetapkan standar perilaku kelas yang diharapkan. Selain itu, ketika kedua belah pihak memahami dan menyetujui parameter perilaku dan harapan, maka akan tercipta dasar yang kuat untuk pembelajaran yang efektif.

Berikut adalah beberapa manfaat dari adanya Perjanjian Kelas:

  • Membantu menciptakan suasana saling menghormati di dalam kelas.
  • Menetapkan ekspektasi komunikasi yang jelas antara guru dan siswa.
  • Mendorong hubungan yang positif antara guru dan siswa.
  • Membantu mencegah kebingungan dan kesalahpahaman dengan menguraikan aturan dan harapan yang diikuti oleh semua orang.
  • Hal ini dapat mengurangi tingkat stres di dalam kelas sehingga siswa merasa lebih rileks saat belajar.

Tujuan Kesepakatan Kelas

Kesepakatan kelas penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan produktif. Perjanjian ini memberikan panduan bagi guru dan siswa tentang perilaku yang dapat diterima, berfungsi sebagai pengingat akan harapan, dan membantu memastikan rasa hormat satu sama lain.

Tujuan dari perjanjian kelas adalah untuk:

  • Menciptakan saling pengertian antara guru dan siswa
  • Mendorong dialog terbuka antara guru dan siswa
  • Membantu menetapkan harapan yang jelas
  • Menumbuhkan lingkungan belajar yang aman dan saling menghormati
  • Mendorong rasa tanggung jawab di dalam kelas
  • Memastikan setiap orang bertanggung jawab atas tindakan mereka
  • Memperjelas apa yang sesuai dalam situasi tertentu.

Membuat kesepakatan kelas memberikan kerangka kerja kolaboratif untuk diikuti oleh guru dan siswa yang memfasilitasi rasa hormat, komunikasi yang efektif, keamanan, dan kesuksesan secara keseluruhan.

Peran Kesepakatan Kelas dalam Pembelajaran

Memiliki perjanjian kelas yang jelas dapat membuat perbedaan besar dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif. Perjanjian kelas yang baik adalah perjanjian yang saling menguntungkan antara guru dan siswa, yang menguraikan ekspektasi perilaku yang sesuai, aturan kelas, dan konsekuensi.

Tujuan dari membuat perjanjian kelas adalah untuk memastikan bahwa siswa merasa aman, dihormati, dan termotivasi untuk belajar di lingkungan yang mendorong kolaborasi dan rasa hormat untuk semua. Perjanjian tersebut juga harus memberikan panduan tentang bagaimana siswa dapat berkontribusi secara produktif dan mengambil alih proses pembelajaran mereka sendiri.

Ekspektasi kelas yang didefinisikan dengan jelas akan membantu mengatur suasana keterlibatan dan pencapaian siswa. Perjanjian kelas yang efektif akan menguraikan peran yang harus dimainkan oleh semua anggota kelas agar semua orang mendapatkan manfaat dari pengalaman belajar-mengajar. Sebagai contoh, perjanjian tersebut harus mencakup ekspektasi tentang:

  • menghadiri kelas tepat waktu
  • mendengarkan secara aktif
  • berkolaborasi dengan teman sebaya dalam proyek
  • menghormati guru dan teman sebaya
  • partisipasi dalam diskusi
  • menyelesaikan tugas tepat waktu
  • mengikuti instruksi
  • menyelesaikan konflik tanpa kekerasan atau agresi verbal

Dengan menetapkan ekspektasi ini di awal perkuliahan atau semester, hal ini akan menumbuhkan suasana di mana setiap orang dapat bekerja sama secara produktif.

Contoh Kesepakatan Kelas

Membuat kesepakatan kelas adalah bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang sukses. Perjanjian ini menetapkan aturan dasar yang akan dipatuhi oleh semua orang di kelas dan memastikan bahwa semua orang memiliki pemahaman yang sama mengenai harapan dan perilaku.

Berikut adalah contoh seperti apa kesepakatan kelas itu:

  • Saling menghormati satu sama lain: Semua anggota kelas akan memperlakukan satu sama lain dengan hormat setiap saat, berbicara dan mendengarkan dengan nada yang sopan.
  • Berpartisipasi secara penuh: Semua orang di kelas akan berpartisipasi dan berkontribusi dalam diskusi, mengajukan pertanyaan ketika diperlukan.
  • Bertanggung jawab untuk belajar: Siswa diharapkan untuk melakukan pekerjaan mereka sendiri dan bertanggung jawab atas kemajuan belajar mereka.
  • Berkontribusi pada suasana yang positif: Setiap orang di kelas bertanggung jawab untuk membantu menjaga suasana positif dengan menghormati pendapat satu sama lain, menghindari kritik yang tidak perlu, dan berfokus pada percakapan yang produktif.
  • Umpan balik yang mendukung: Semua umpan balik akan bersifat konstruktif dan penuh hormat, bukan sekadar kritik atau komentar yang menghakimi.

Dengan mengikuti panduan dasar ini, guru dapat memastikan bahwa kelas mereka adalah lingkungan yang produktif dan saling menghormati di mana setiap orang dapat berprestasi.

Cara Membuat Kesepakatan Kelas

Menciptakan kesepakatan kelas yang efektif membutuhkan komunikasi yang jelas antara guru, siswa, dan orang tua. 

Perjanjian kelas yang baik tidak hanya membantu menciptakan lingkungan belajar yang saling menghormati, tetapi juga memastikan bahwa harapan semua pihak jelas.

Berikut adalah beberapa langkah untuk membuat perjanjian kelas yang sukses:

  1. Diskusikan tujuan pembuatan perjanjian kelas dengan para siswa: Jelaskan mengapa memiliki kesepakatan dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang positif.
  2. Mintalah umpan balik dari siswa: Ajukan pertanyaan seperti “Apa saja yang menurut Anda harus dimasukkan dalam kesepakatan kelas kita?” untuk mengajak siswa berpikir tentang apa yang mereka yakini penting.
  3. Dorong partisipasi aktif: Beri tahu setiap siswa bahwa pendapat mereka penting dan masukan mereka dihargai.
  4. Buatlah dokumen bersama-sama: Setelah masukan dari siswa diterima, guru harus menggunakannya untuk membuat draf kesepakatan kelas dan memeriksanya bersama seluruh kelas sebelum menyelesaikannya. Doronglah kerja sama yang saling menguntungkan dengan meminta semua orang meninjau dan menandatangani dokumen tersebut sebelum diberlakukan di kelas.
  5. Memperjelas ekspektasi: Pastikan ekspektasi perilaku, keterlibatan, dan komunikasi dinyatakan dengan jelas dalam perjanjian untuk menghindari kebingungan atau kesalahpahaman di antara siswa dan guru.
  6. Tempelkan dan tinjau secara teratur: Tempelkan perjanjian kelas di tempat yang mudah dilihat oleh semua anggota kelas, serta orang tua siswa, sehingga semua orang dapat merujuknya saat dibutuhkan atau mendiskusikannya selama konferensi orang tua dan guru jika perlu. Tinjau dokumen Anda secara berkala untuk menjaga agar ekspektasi tetap mutakhir atau melakukan perubahan ketika diinginkan oleh guru dan siswa.
Sumber: https://www.quipper.com/id/blog/info-guru/kesepakatan-kelas/